KENAPA INDOXXI HARUS DI TUTUP?

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya tanggal 1 Januari 2020 masyarakat Indonesia dikejutkan oleh sebuah pemberitahuan yang berisi bahwa indoXXI ditutup.

Website ini sudah banyak di kenal oleh masyarakat khususnya oleh anak remaja. Apasih isi dari website ini?

IndoXXI merupakan situs untuk menonton film secara web streaming. Tidak hanya film, tapi didalamnya juga terdapat banyak ribuan film yang bisa kita tonton, mulai dari genre horror, comedy, romance ataupun drama.

Alasan IndoXXI Tutup

Sebenernya pemerintah melalui Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) sudah pernah memblokir situs-situs illegal sejak pertengahan tahun 2019, namun tindakan tidak membuat platrform tersebut langsung hilang.

Ketika awal 2020 situs ini katanya benar benar akan berhenti beroperasi guna untuk mendukung memajukan industry film di tanah air.

IndoXXI terpaksa harus di take down demi menghormati dan melindungi hak kekayaan intelektual pembuatannya.

Sebab jika negara kita terus melakukan banyak pembajakan terutama pada film, itu akan memberikan efek yang negatif dari luar negeri.

Kegiatan illegal inipun akan menghalangi investor yang mau menanamkan modalnya di Indonesia, karena dengan banyak investasi yang di negara kita, akam mendorong perekonomian negara juga.

Beberapa situs sudah di blokir oleh Kemkominfo, dalam pemblokiran situs ini tidak bisa dilkukan oleh sembarang orang melainkan harus berkaja sama dengan BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara) dan kepolisian.

Menurut survey yang telah di lakukan, ternyata sebagian besar warna Indonesia sekitar 63% warganet menonton film menggunakan situs ini dengan streaming.

Kebanyakan dari mereka yang menonton berada di usia 18-24 tahun. Banyak yang mengatakan bahwa pendapatan IndoXXI, pasalnya terdapat banyak iklan yang terpasang di website tersebut mulai dari iklan judi online hingga iklan pornografi.

Harga iklan ini bisa tinggi sebab iklan tersebut tidak bisa di pasang di situs konvensional.

Setelah akhirnya pemerintah resmi memblokir situs tersebut, nyatanya masih banyak situs-situs dengan URL yang baru.

Bahkan masih banyak domain yang bisa kita pilih sebagai wadah yang fungsinya serupa yaitu untuk nonton streaming.

Karena banyak sekali remaja yang setia untuk menunggu keluaran film dari situ illegal tersebut.

Mereka menunggu karena bisa menonton secara gratis daripada merek harus mengeluarkan uang untuk nonton di bioskop.

Padahal mereka semua itu ga sadar bahwa setiap mereka akses ke situs tersebut, sebenarnya tidak sepenuhnya gratis.

Penonton yang membuka situs tersebut dan pasti akan muncul iklan, mereka akan dipaksa untuk mengklik ‘tutup’ untuk melanjutkan menonton dan past mereka akan menurutp layar.

Nah jika iklan itu di klik oleh penonton, maka ada keuntungan yang akan mengalir kepada pemilik situs tersebut.

Ancaman malware juga akan terjadi kepada kita, pasalanya jika device yang kita gunakan diperuntukan untuk tujuan negative pasti akan memberikan kerugian secara langsung maupun tidak langsung.

Jika seseorang sudah terkena malware, data yang ia punya akan dienkripsi dan korban harus membayar uang tebusan jika ingin data-datanya kembali.

Disisi lain, para creator yang sudah susah payah membuat suatu karya pasti dirugikan, keputusan pemerintah dan Kemenkominfo yang menggandeng Direktorat Hak Kekayan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sudah tepat.

Pasalnya dengan  mereka melakukan pemblokiran pada situs illegal untuk mengatasi agar tidak semkain beredar secara luas dan tidak banyak situs lain yang muncul.

Jadi daripada kamu harus mengakses situs illegal dengan banyak risiko yang akan didapat, lebih baik menunggu film tersebut keluar di televisi nasional.

Sama saja kan? Dengan begitu kamu tetap mendukung karya-karya yang dibuat.